
Jangkrik merupakan serangga yang banyak dimanfaatkan sebagai pakan burung kicau, ikan, reptil, hingga hewan peliharaan lainnya. Berdasarkan sumbernya, jangkrik terbagi menjadi dua jenis utama, yaitu jangkrik liar (alam) dan jangkrik budidaya (ternak).
Meskipun tampak serupa, keduanya memiliki sejumlah perbedaan penting
.1. Lingkungan Hidup
Jangkrik alam hidup bebas di lingkungan terbuka seperti kebun, persawahan, dan semak-semak tanpa perawatan manusia. Proses berkembang biaknya berlangsung secara alami.Sebaliknya, jangkrik ternak dipelihara oleh peternak di dalam kandang khusus dengan kondisi suhu, kelembapan, dan pakan yang terkontrol.
2. Ketersediaan di Pasaran
Jumlah jangkrik alam sangat bergantung pada musim dan kondisi alam, sehingga tidak selalu tersedia setiap saat.Berbeda dengan jangkrik ternak yang dapat diproduksi secara rutin dan tersedia sepanjang tahun.
3. Bentuk dan Ukuran
Jangkrik alam memiliki ukuran yang tidak seragam dan kualitas fisik yang beragam.Sementara itu, jangkrik ternak umumnya lebih seragam ukurannya, lebih bersih, dan terlihat sehat karena perawatannya teratur.
4. Tingkat Kebersihan
Karena hidup di alam bebas, jangkrik alam berpotensi membawa parasit atau kotoran.Jangkrik ternak relatif lebih higienis karena dibesarkan di lingkungan yang terjaga kebersihannya.
5. Nilai Jual
Harga jangkrik alam biasanya lebih murah, namun sulit didapat secara konsisten.Jangkrik ternak memiliki harga yang lebih stabil dan cenderung lebih tinggi karena proses budidayanya membutuhkan biaya dan perawatan.
6. Potensi Usaha
Jangkrik alam hanya bisa diperoleh dengan cara ditangkap, sehingga tidak dapat dijadikan usaha jangka panjang.Sebaliknya, ternak jangkrik memiliki peluang bisnis yang menjanjikan karena bisa dilakukan secara berkelanjutan dengan modal yang relatif kecil.
7. Pengaruh terhadap Lingkungan
Penangkapan jangkrik alam secara terus-menerus dapat mengurangi populasi di alam.Budidaya jangkrik membantu menjaga keseimbangan ekosistem dengan mengurangi eksploitasi jangkrik liar.PenutupPerbedaan antara jangkrik alam dan jangkrik ternak dapat dilihat dari cara hidup, kualitas, ketersediaan, serta nilai ekonominya. Untuk kebutuhan usaha maupun pakan hewan yang berkelanjutan, jangkrik hasil budidaya menjadi pilihan yang lebih aman dan menguntungkan.

Tinggalkan Balasan