
Ternak jangkrik merupakan peluang usaha yang cukup menarik karena tidak memerlukan modal besar serta mudah dijalankan oleh pemula. Salah satu hal utama yang harus diperhatikan dalam beternak jangkrik adalah pembuatan kandang.
Kandang yang sesuai akan membantu jangkrik tumbuh dengan baik, sehat, dan meminimalkan risiko kematian. Menariknya, kandang jangkrik bisa dibuat secara mandiri menggunakan bahan-bahan sederhana.
Perlengkapan yang Dibutuhkan
Dalam proses pembuatan kandang, bahan yang diperlukan antara lain kayu atau papan triplek, paku, palu, gergaji, serta kawat kasa. Untuk mencegah jangkrik keluar dari kandang, Anda juga dapat menyiapkan oli bekas atau vaselin sebagai pelapis dinding bagian atas.
Menentukan Ukuran Kandang
Ukuran kandang dapat disesuaikan dengan jumlah jangkrik yang akan dipelihara. Sebagai gambaran, kandang dengan ukuran sekitar 100 x 60 x 40 cm sudah cukup ideal bagi pemula. Pastikan kandang tidak terlalu kecil agar jangkrik tidak stres.
Proses Pembuatan
Awali dengan merangkai kayu hingga membentuk kerangka kandang. Setelah itu, pasang triplek pada bagian bawah dan samping kandang. Untuk penutup bagian atas, gunakan kawat kasa supaya sirkulasi udara tetap lancar. Pastikan tidak ada celah yang memungkinkan jangkrik keluar.
Lokasi Penempatan
Kandang sebaiknya ditempatkan di area yang sejuk, tidak bising, dan terhindar dari sinar matahari langsung. Selain itu, jauhkan kandang dari hewan pemangsa seperti tikus dan ayam. Suhu lingkungan yang ideal akan membantu pertumbuhan jangkrik menjadi lebih maksimal.
Saran
PentingLapisi bagian atas dinding kandang dengan oli atau vaselin agar jangkrik tidak dapat memanjat keluar. Jangan lupa untuk selalu menjaga kebersihan kandang dan menyediakan pakan secara teratur agar hasil ternak lebih optimal.Dengan kandang sederhana ini, siapa pun dapat memulai usaha budidaya jangkrik dari rumah dengan biaya terjangkau dan potensi keuntungan yang cukup besar.

Tinggalkan Balasan