
Beternak jangkrik merupakan salah satu usaha ternak yang menjanjikan karena permintaan pasar yang terus meningkat, terutama untuk pakan burung, ikan, dan reptil.
Usaha ini juga cocok untuk pemula karena modalnya kecil dan perawatannya mudah.
1. Persiapan Kandang Jangkrik
Kandang bisa dibuat dari kayu atau triplek berbentuk kotak.Pastikan kandang:Tidak lembapTerhindar dari semut dan tikusSuhu sekitar 26–30°CGunakan egg tray atau karton telur sebagai tempat persembunyian jangkrik.
2. Pemilihan Bibit Jangkrik
Pilih telur atau jangkrik muda yang:Aktif bergerakTidak cacatBerwarna cerahBibit yang baik akan mempengaruhi hasil panen.
3. Pemberian Pakan
Pakan jangkrik terdiri dari:Sayuran (daun pepaya, kangkung, sawi)Konsentrat atau voerJagung gilingBerikan pakan secara rutin dan secukupnya.
4. Perawatan Harian
Lakukan hal berikut:Bersihkan kandang secara rutinGanti pakan yang layuJaga kelembapan kandangHindari suara bising
5. Masa Panen
Jangkrik bisa dipanen pada umur 30–35 hari.Ciri siap panen:Ukuran besarGerakan aktifWarna mengkilapKeuntungan Beternak JangkrikModal kecilPerawatan mudahPasar luasCepat panenPenutupBeternak jangkrik bisa menjadi peluang usaha menjanjikan jika dikelola dengan baik. Dengan perawatan yang tepat, hasil panen akan maksimal dan menguntungkan.

Tinggalkan Balasan